Jenis Bahan Sofa: Mana yang Paling Nyaman & Mudah Dirawat?
Sumber: dekoruma.com
Dalam pemilihan sofa, biasanya kebanyakan orang hanya fokus pada warna dan desain saja. Padahal selain keduanya, terdapat bagian terpenting yakni bahan pelapis sofa itu sendiri. Dimana mempunyai peran dalam menentukan daya tahan, kemudahan perawatan sehari-hari hingga tingkat kenyamanan masing-masing pengguna.
Tak sedikit orang yang hanya mementingkan visualnya saja tanpa mempertimbangkan kualitas penggunaan untuk jangka panjang. Pada umumnya, bahan sofa yang biasanya digunakan di pasaran terdapat 5 yakni bahan kain, kulit asli, beludru, kulit sintetis dan microfiber. Untuk mengetahui karakteristik masing-masing bahan, simak pembahasan lengkapnya di bawah ini!
1. Sofa Fabric Upholstery
Ini merupakan jenis sofa yang menggunakan bahan utama kain dan paling banyak digunakan. Sofa Fabric Upholstery mempunyai karakteristik pilihan warna yang cukup banyak dan beragam. Selain itu, dari segi tekstur juga terkenal nyaman dan bisa disesuaikan dengan berbagai gaya interior mulai dari vintage, klasik, minimalis hingga modern.
Bahan Fabric Upholstery terbagi menjadi 3, yakni:
Polyester
Bahan polyester yang terkenal mempunyai tingkat ketahanan yang baik, tidak mudah kusut dan kuat, banyak dimanfaatkan sebagai bahan pembuat sofa. Selain itu jika di rumah terdapat anak kecil dan hewan peliharaan, bahan polyester menawarkan kepraktisan karena mudah dibersihkan.
Di samping itu, polyester juga memiliki karakteristik tidak mudah pudar dan dari segi harga pun lebih terjangkau. Hanya saja jika Anda tidak rutin melakukan perawatan secara berkala, maka polyester bisa menyerap bau.
Katun
Hunian dengan kondisi cuaca kering dan panas, pemilihan sofa dengan bahan katun bisa dipertimbangkan. Terlebih lagi, katun memiliki karakteristik adem dan menawarkan kenyamanan.
Hanya saja untuk urusan perawatan memang harus diperhatikan karena mudah kusam dan menyerap noda.
Linen
Bagi Anda yang senang dengan tampilan glamor namun tetap mempertahankan serat alami, bahan linen sangatlah tepat untuk dipilih sebagai bahan utama sofa. Bahan linen memiliki karakteristik unik dan terkesan cantik. Hanya saja untuk penggunaan dengan intensitas tinggi tidak disarankan karena mudah kusut.
2. Sofa Genuine Leather
Ini merupakan jenis sofa yang menggunakan bahan utama kulit asli. Sofa dengan bahan jenis ini mampu memancarkan kemewahan dalam jangka waktu yang lama. Semakin sering digunakan, kulit asli justru akan semakin berkarakter karena mampu membentuk patina cantik.
Tidak heran, sofa berbahan kulit asli bisa bertahan hingga puluhan tahun dan bisa digunakan turun temurun. Menariknya lagi, bahan kulit asli juga sangat mudah dibersihkan lho karena memiliki daya serap cairan yang buruk.
Namun dalam kondisi tertentu, sofa jenis ini mungkin membutuhkan perawatan khusus. Misalnya saja di ruangan yang tidak ber-AC, dimana mudah menyerap panas dan berdampak langsung pada kondisi sofa yang sering terasa panas. Bagi Anda yang ingin sofa berbahan kulit asli, siapkan budget lebih ya!
3. Sofa PU Leather & PVC
Ini merupakan jenis sofa yang menggunakan bahan utama kulit sintetis. Secara kasat mata, tampilan kulit sintetis terlihat menyerupai kulit asli sehingga bisa dijadikan sebagai alternatif pilihan dengan harga yang lebih terjangkau.
Hanya saja untuk penggunaan jangka panjang, Anda juga harus mempertimbangkan kenyamanannya karena mungkin akan terasa kurang nyaman. Di samping itu, dari segi kekuatan juga tidak sekuat kulit asli.
Dalam hal perawatan sangatlah mudah, tinggal dilap saja dengan kain lembab tapi diperlukan kehati-hatian agar tidak mengelupas.
4. Sofa Velvet
Ini merupakan jenis sofa dengan bahan utama beludru. Untuk ruang tamu yang ingin tampak elegan dan mewah, pilihan bahan ini sangat direkomendasikan. Memiliki karakteristik lembut, beragam, warna lebih hidup dan sangat nyaman untuk digunakan. Namun beludru juga terdapat beberapa kekurangan seperti mudah meninggalkan bekas dan dalam hal perawatan lebih sulit
5. Sofa Microfiber
Jenis sofa berbahan microfiber menawarkan kenyamanan karena karakteristiknya yang lebih halus dibanding kain biasa. Tapi yang perlu diperhatikan, microfiber mudah menarik debu, meski memiliki ketahanan yang baik dan tahan terhadap noda. Dengan sentuhan tambahan rak sepatu minimalis, keberadaan sofa berbahan microfiber ini jadi semakin sempurna di hunian Anda.
Jadi, Mana Sofa yang Bisa Dijadikan Sebagai Pilihan Terbaik?
Jika prioritas utama Anda adalah mudah dalam hal perawatan, sofa dengan bahan kulit sintetis bisa menjadi rekomendasi terbaik karena mudah untuk dibersihkan dari berbagai jenis noda. Namun jika Anda mengutamakan kenyamanan, maka sofa berbahan microfiber atau kain polyester adalah pilihan paling tepat.
Sedangkan untuk menonjolkan gaya premium dan mahal, sofa dengan bahan kulit asli memang tiada duanya, meskipun pada dasarnya memang membutuhkan biaya ekstra untuk perawatannya.
Pada akhirnya, kesimpulan yang bisa diambil adalah dalam hal memilih sofa sangat berpengaruh pada anggaran yang tersedia, kebutuhan rumah dan gaya hidup masing-masing pengguna. Untuk pilihan sofa terbaik, produk dari Dekoruma bisa Anda pertimbangkan.